Jumat, 23 Juni 2017
Home / Tentang YBHK / Sejarah

Sejarah

YBHK saat ini mengelola 6 unit persekolahan, yakni 4 di Jakarta (Sekolah Tarsisius 1, Tarsisius 2, Damai dan Vianney), 1 di Tangerang (Sekolah Tarsisius Vireta), dan 1 di Semarang (Sekolah BHK Semarang). Keenam unit tersebut, mengelola 22 buah sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP dan SMA.

Meski usia yayasan relatif masih muda, namun keberadaan sekolahnya, yakni Sekolah Rakyat (SR) Tarcisius (sekarang SD Tarsisius I) jauh lebih tua. Sekolah yang berlokasi di Jl. Kemakmuranan (kini Jl. K.H. Hasyim Ashari), Jakarta Pusat dan merupakan cikal bakal dari persekolahan YBHK itu didirikan sekitar tahun 1950-an oleh Paroki Bunda Hati Kudus Kemakmuran. Kemudian pada tahun 1958, didirikan TK Maria Fatima dan SR Bintang Timur.

Pada tahun 1963, pengelolalan ketiga sekolah tersebut diserahkan kepada Yayasan Perguruan PAX. Di bawah yayasan pendidikan ini semua nama ketiga sekolah itu diganti. TK Maria Fatima menjadi TK Pax, sementara SR Tarcicus dan SR Bintang Timur dilbur menjadi satu dengan nama SD Pax. Untuk melengkapi persekolahan tersebut kemudian didirikan SMP PAX. Dan pada tahun yang sama didirikan pula SD Bintang Kejora yang dikhususkan untuk anak-anak perempuan.

YBHK

Tahun 1964, tepatnya tanggal 2 Agustus 1964, Pengurus Gereja dan Dana Papa (PGDP) Paroki Kemakmuran membentuk Yayasan Bunda Hati Kudus (YBHK) yang khusus mengelola persekolahan yang berada di bawah Paroki BHK Kemakmuran. Namun kala itu yayasan ini masih belum berbetuk badan hukum.

Pada tahun yang sama, YBHK mendirikan TK dan SD Damai di Kampung Duri, Jakarta Barat. Dan lima tahun kemudian (1969) didirikanlah SMP Damai. Tiga tahun kemudian, yakni tahun 1975 didirikanlah SMA Tarsisius di Kemakmuran, Jakarta Pusat. Proses belajar mengajarnya dilakukan pada siang hingga sore hari dengan ruang kelasnya masih numpang di SD Tarsisius.

Dalam dasa warsa 1970-1980, terjadilah penyerahan beruntun beberapa sekolah kepada PGDP Bunda Hati Kudus Paroki Kemakmuran, Jakarta. Di antaranya, tahun 1972 Yayasan Perguruan PAX menyerahkan TK, SD dan SMP PAX. Kemudian tahun 1974, menyusul bruder-bruder Tarekat Aloysius menyerahkan SD Tarsisius, tahun 1975 TK, SD dan SMP Paula yang dikelola awam Katolik berintegrasi ke dalam TK, SD, dan SMP PAX. Tahun 1978, SMP Xaverius, yang buka siang hari di kompleks Kemakmuran diserahkan oleh Yayasan Batanghari kepada PGDP Paroki Kemakmuran. SMP ini kemudian berganti nama menjadi SMP Tarsisius.

Dengan adanya unit-unit sekolah DAMAI, Tarsisius, dan Sekolah PAX di bawah PGDP Paroki Kemakmuran, maka diperlukan adanya sebuah lembaga khusus yang berbadan hukum untuk menangani dan mengelola persekolahan tersebut, sesuai peraturan pemerintah. Berkaitan dengan itu, maka dengan didahului pertemuan-pertemuan PGDP Roma Katolik Paroki Bunda Hati Kudus Kemakmuran, kemudian disusul dengan loka karya bagi para guru/Karyawan di Cisarua, Bogor, pada liburan Natal tahun 1980/1981, disepakati pembentukan sebuah yayasan yang berbadan hukum sebagai pengelola persekolahan-persekolahan tersebut. Dari hasil kesepakatan itulah, maka pada hari Senin tanggal 12 Januari 1981, dihadapan Notaris Helena Kuntoro SH, dengan akta no. 15, secara resmi Yayasan Bunda Hati Kudus (YBHK) sebagai sebuah lembaga pendidikan yang berbadan hukum. Dan sejak saat itulah Peringatan Hari Jadi YBHK jatuh setiap tanggal 12 Januari.

Terus Berkembang

Karena lokasi sekolah di Kemakmuran tidak kondusif lagi untuk menampung jumlah siswa yang semaki besar, maka pada tahun 1989 sekolah-sekolah PAX (SD dan SMP) dipindahkan ke kompleks baru di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, dan sejak saat itu nama kedua sekolah itu diganti menjadi SD Tarsisius II dan SMP Tarsisius II.

Setahun kemudian, yakni tahun 1990, kembali YBHK membuka sekolah baru. Sekolah baru untuk jenjang SMA yang diberi nama Vianney ini, awalnya untuk menampung limpahan siswa baru yang mendaftar di SMA Tarsisius II, yang jumlahnya cukup besar. Karena ketika itu, belum memiliki gedung sendiri, maka untuk sementara proses pembelajaran SMA Vianney dilakukan siang hari di gedung Tarsisius II.

Karena keberadaan SMA Vianney yang “numpang” di kompleks persekolahan Tarsisius II tidak disetujui oleh pemerintah (Dinas Depdikbud DKI Jakarta), maka pada tahun 1997 didirikanlah kompleks persekolahan Vianney di Pondok Randu, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Dan pada tahun yang sama pula, atas permintaan Direktur Real Estate Panca Muara Jaya (PMJ), YBHK membuka sekolah baru untuk jenjang TK, SD, SMP dan SMA di kompleks perumahan Villa Regensi II, Tangerang, Jawa Barat (sekarang Propinsi Banten). Nama unit persekolahan baru ini diberi nama “Tarsisius Vireta”. Perlu diketahui, Vireta adalah singkatan dari Vila Regensi Tangerang.