Skip to content

Virus, Virus, Virus

-
Penulis: 
Yosep Ilko Badai

Sudah sering sekali terdengar tentang masalah virus yang menyerang komputer di setiap unit sekolah. Mulai dari masalah hilang / rusaknya file, komputer menjadi lambat, komputer hang, dan setelah diselidiki penyebab utamanya adalah virus komputer. Lalu apa penyebabnya?

Sebagian besar media perantara yang menyebarkan virus adalah berasal dari flasdisk,perantara yang lain bisa dari media internet,disket,cd/dvd,atau komputer lain yang terhubung melalui jaringan lokal.

Sebagian besar virus yang menyerang komputer di unit-unit sekolah adalah jenis virus lokal(buatan bangsa sendiri) seperti vbs,win32,trojan, brontok, kespo, brengkolang, puisi cinta, dan beberapa jenis virtus lokal lainya.

Lalu bagaimana cara menanggulangi penyebaran virus komputer ini?  

1.Pasang dan update antivirus

Antivirus wajib terpasang disetiap komputer, sebagai pencegah utama masuknya virus ke komputer. Namun jangan merasa aman karena sudah memasang antivirus di komputer, anda juga harus rutin mengupdate secara rutin anti virus anda. Bagi komputer yang terhubung ke internet, anda bisa melakukan setting update otomatis, namun bagi komputer yang tidak terhubung ke internet, anda harus mendownload file update dari komputer yang terhubung dengan internet lalu copykan ke komputer anda.

Perlu diketahui bahwa virus selalu selangkah lebih maju dibanding dengan antivirus. Antivirus membuat file update terbaru dengan cara mempelajari aktivitas dari virus terbaru.

jadi semakin lama anda tudak mendupdate antivirus semakin rentan komputer anda terkena virus.

Tugaskanlah seseorang administrator/teknisi untuk melakukan pengecekan komputer secara rutin dan terjadwal untuk menanggulangi penyebaran virus. Jika satu komputer terkena virus, maka besar kemungkinan komputer yang lain ikut terkena virus pula dikarenakan sudah terhubung oleh jaringan lokal. 

2.Jika perlu pasanglah firewall atau antispyware

Untuk komputer-komputer yang terhubung ke internet installah firewall dan antispyware untuk menanggulangi masuknya virus atau program tak dikenal yang berasal dari internet ketika kita melakukan browsing atau download file.

Situs situs yang banyak mengandung spyware biasanya adalah situs-situs porno atau iklan-iklan produk tertentu. spyware akan langsung masuk ke komputer ketika anda mengunjungi situs-situs tersebut.

3. Hati-hati denggan penggunaan flasdisk

80% media yang paling sering menghantarkan virus-virus lokal adalah flashdisk. Mengapa demikian? Flasdisk adalah media penyimpanan data yang bersifat plug and play (Terpasang langsung terdeteksi) jadi ketika flasdisk "tercolok" di komputer, komputer bisa langsung membaca semua isi file termasuk virus-virusnya di dalam flasdisk. singkatnya ketika flasdisk terpasang ke komputer virus bisa langsung menjangkiti komputer.

Untuk mengatasinya, sesaat setelah flasdisk masuk ke komputer segera lakukan scan dengan antivirus yang ada. namun hati-hati beberapa antivirus bisa menghilangkan virus sekaligus file yang terkena virus. jadi pilihlah antivirus yang bisa mengembalikan kondisi file yang rusak karena terkena virus, bukan menghapus file karena terkena virus.

Cara yang lebih aman adalah dengan membackup data di flashdisk ke sistem operasi yang kebal akan virus contohnya linux. dengan linux anda bisa mengcopy data-data dalam flashdisk ke komputer tanpa harus khawatir komputer anda terkena virus, karena sebagian besar virus tidak akan bereaksi di sitem operasi linux.

4. Hati-hati dengan file berextensi *.doc dan *.xls.

Sebagian besar cara kerja virus-virus lokala adalah sebagai berikut: 

a. menduplikasi folder/file.

Biasanya file yang rentan di duplikasi adalah jenis file berekstensi *.doc dan *.xls yang terproduksi dari salah satu software pengolah kata dan pengolah angka. 

b. menyembunyikan file yang terduplikasi

Setelah file berhasil di duplikasi, file asli yang di duplikasi tersebut akan disembunyikan oleh virus sehingga tidak terlihat ketika di manajemen file. 

c. membuat file berxtensi *.exe

file hasil duplikasi tersebut akan di tampilkan melalui tampilan manajemen file dengan ekstensi *.exe, dengan nama dan icon yang sama dengan file yang aslinya. Jadi jangan sekali kali mengeksekusi ("meng-klik") file-file berekstensi *.exe ini karena kemungkinan bisa menyebabkan penyebaran virus semakin cepat. 

5. Gunakan software pengolah kata / angka yang membuat file yang bukan *.doc / *.xls

Salah satu contoh software alternatif untuk pengolah kata atau angka yang aman adalah Openoffice.org.

Openoffice.org menyediakan aplikasi pengolah angka (openoffice calc) dan aplikasi pengolah kata (oppenoffice word). yang membuat file berkstensi *.odt untuk file dokumen dan *.ods untuk file spreadsheet, dimana kedua jenis file tersebut tidak mudah terserang virus. Jadi kekhawatiran akan dokumen-dokumen soal ujian atau data absensi siswa yang hilang karena virus bisa berkurang.

Anda bisa mendownload software openoffice.org di link ini http://download.openoffice.org/ 

Setelah mengetahui tips dan trik untuk mengatasi virus ini, silahkan anda terapkan di setiap unit sekolah anda. informasi tentang virus-virus lokal banyak sekali di internet, maka gunakanlah internet sebagai media pembelajaran yang tepat. berikut adalah link-link informasi tentang virus : 

http://virusindonesia.com 

www.vaksin.com

Direktori

| " | A | B | C | D | E | F | G | H | I | K | L | M | O | P | R | S | T | U | V | W | Y
glqxz9283 sfy39587p06