Rabu, 20 Maret 2019
Home / Penelitian / Telaah Analisis Sustainibilitas Dan Solvabilitas Defisit Fiskal, Inflasi Dan Pinjaman Luar Negeri Studi Kasus Indonesia Periode 1971-2001

Telaah Analisis Sustainibilitas Dan Solvabilitas Defisit Fiskal, Inflasi Dan Pinjaman Luar Negeri Studi Kasus Indonesia Periode 1971-2001

Peneliti: G. Budi Waluyo (2013)

Abstrak:

Perekonomiam pada negara-negara berkembang mempunyai permasalahan yang hampir sama yakni berkaitan dengan kondisi defisit fiskal yang besar, tingkat inflasi yang tinggi, pinjaman luar negeri dari tahun ke tahun bertambah besar juga permasalahan makroekonomi yang lain. Senbenarnya belum menjadi tolok ukur yang jelas permaslahan ekonomi suatu negara itu muncul karena meningkatnya defisit fiskal, inflasi dan pinjaman luar negeri. Permasalahan ekonomi baru muncul apabila nilai-nilai defisit fiskal, inflasi dan pinjaman luar negeri dibandingkan dengan tingkat sustainibilitas dan tingkat solvabilitas apakah tingkat dari defisit fiskal, inflasi dan pinjaman luar negeri masih kurang dari tingkat sustainibilitas dan solvabilitasnya. Apabila tingkat defisit fiskal yang riil, juga tingkat inflasi riil serta pinjaman luar negeri riilnya sudah melampaui tingkat sustainibilitas dan solvabilitasnya maka dapat dipastikan permaslahaan ekonomi negara tersebut akan muncul. Tetapi sebaliknya apabila defisit fiskal, tingkat inflasi dan pinjaman luar negeri riilnya masih di bawah tingkat sustainibilitas dan solvabilitasnya maka tidak akan menimbulkan masalah ekonomi yang berat. Asumsi-asumsi atau teori-teori yang dipakai untuk mengukur tingkat sustainibilitas adalah seperti dengan pedekatan Buget Constrain yang sudah dipakai Anand dan telah diterapkan di Turki. Selain itu dipakai juga oleh Karen Parker dan Steffen Kasner(1993) dan diterapkan di India, kemudian oleh Ngel Chalk dan Ricard Herring(2000) di Nicaragua serta dipakai oleh Theodore M.Barnhill dan George Kontis(2003) diterapkan di Equador. Untuk Indonesia, Bank Indonesia dalam mengukur tingkat sustainibilitas dan solvabilitas ketiga hal tersebut diatas dengan memakai Teori Dinh.

Kata Kunci: Sustainibilitas, Solvabilitas, Defisit Fiskal, Inflasi, Pinjaman Luar Negeri