Skip to content

Karya Tulis Ilmiah + Penelitian

STUDI KOMPARATIF KINERJA GURU SEKOLAH DASAR SE-YBHK SEBELUM DAN SESUDAH SERTIFIKASI TAHUN 2010

Penulis: 
G. BUDI WALUYO
Abstrak: 

Penelitian dengan judul "Studi Komparatif Kinerja Guru Sekolah Dasar Se-YBHK Sebelum dan Sesudah Sertifikasi Tahun 2010" ini, bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja para guru SD se-YBHK sebelum memperoleh sertifikasi profesi guru dan sesudah memperoleh sertifikasi profesi guru serta sejauh mana program sertifikasi profesi guru berdampak pada peningkatan kinerja guru.

Setelah dilakukan pengkajian ternyata kinerja guru SD Se-YBHK sesudah menerima sertifikasi guru profesi lebih meningkat dibandingkan sebelum memperoleh sertifikasi. Secara analisis deskriptif ternyata kenaikan memang begitu besar, kalau dalam prosentase terjadi peningkatan 10,4%, tetapi secara analisis statistik dengan Uji Rata-Rata Paired-Samples T test terjadi kenaikan sebesar 12,78%.

Dalam Uji Rata-Rata Paired-Samples T test tersebut juga ditemukan bahwa terdapat korelasi yang kuat antara kinerja guru SD sebelum dan sesudah sertifikasi dengan korelasi 0,386 dengan probalitas 0% di bawah 0,05. Lebih lanjut didapatkan informasi bahwa peningkatan kinerja guru SD se-YBHK karena adanya program sertifikasi guru terbukti ada, dengan tingkat prosentase 14,9% sedang 85,1% peningkatan kinerja guru SD disebabkan bukan karena termotivasi adanya program sertifikasi guru. Dalam Uji Rata-Rata Paired-Samples T test tersebut juga ditemukan bahwa terdapat perbedaan kinerja guru SD se-YBHK antara sebelum dan sesudah sertifikasi. Hal ini ditunjukkan dengan hasil t(hitung) = 5,583 > t(tabel)(0,025.31)= 2,024 maka Ho ditolak atau terima H1

Kata kunci : Studi Komparatif,Guru Sekolah Dasar, Sertfikasi Guru

 

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPERNGARUHI PENURUNAN JUMLAH SISWA SEKOLAH SWASTA JENJANG PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DI JAKARTA DAN TANGERANG TAHUN 2010

Penulis: 
BIRO PENDIDIKAN BIDANG LITBANG
Abstrak: 

Penelitian dengan judul "Faktor-Faktor yang Memperngaruhi Penurunan Jumlah Siswa Sekolah Swasta Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta dan Tangerang Tahun 2010", bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang memperngaruhi penurunan jumlah siswa pada sekolah swasta di Jakarta dan tangerang pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pada tahun 2010.

Setelah dilakukan pengajian ternyata faktor penyebab penurunan jumlah siswa pada sekolah swasta ada dua faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Adapun faktor internal tersebut antara lain posisi strategis sekolah, fasilitas sarana yang dimiliki sekolah, promosiyang dilakukan sekolah dan hasil akreditasi sekolah tersebut. untuk faktor eksternal meliputi renovasi sekolah negeri yang berdekatan dengan sekolah swasta, pendirian sekolah negeri baru yang letaknya cukup strategis, adanya kebijakan sekolah gratis dan kehadiran sekolah dengan label internasional.

Persamaan regresi dua faktor internal (X1) dan eksternal (X2) yang berpengaruh terhadap penurunan jumlah siswa (Y) adalah Y = 36,637-7,730X1 + 0,103X2. Dari persamaan regresi tersebut terlihat bahwa pengaruh faktor internal lebih kuat dibandingkan faktor eksternalnya. Namun demikian usaha untuk meminimalkan faktor penghambat sudah maksimal, tetap akan terjadi penurunan jumlah siswa tetapi dengan prosentase kecil (sekitar 6% per tahun). Faktor penyebab menurunnya jumlah siswa selain faktor internal dan eksternal prosentasenya antara 5% sampai 10% (margin error 5% - 10%)

Kata kunci : Faktor Internal,Faktor Eksternal, Penurunan Jumlah Siswa,Sekolah Swasta,Jenjang Pendidikan

                      Dasar dan Menengah

Minat Siswa Fider Kelas Akhir Terhadap Persekolahan Di Bawah Yayasan Bunda Hati Kudus

Penulis: 
Diklat Litbang

Analisis Siswa Feeder Di Persekolahan Yayasan Bunda Hati Kudus Tahun Ajaran 2009/2010; Peluang dan Tantangan Siswa Feeder Tahun 2009/2010 Melanjutkan ke Persekolahan YBHK

Penulis: 
Panitia PSB & Biro Litbang ICT
Abstrak: 

Penelitian ini bermula adanya target PSB YBHK 2010/2011 untuk memaksimalkan siswa feeder kita untuk kembali ke persekolahan YBHK. Atas dasar itu kita coba buat analisis tentang karakteristik siswa feeder kita dilihat dari semua sisi.

Tujuan yang ingin dicapai dengan adanya analisis ini ada dua yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. tujuan umum lebih mengarah pada pemberian informasi kepada lembaga sedang tujuan khusus lebih mengarah pada jenjang sekolah di tiap-tiap unit kerja.

Sasaran yang akan kita tuju adalah para siswa feeder yang sekarang duduk di kelas ujian yaitu para siswa TK B tahun ajaran 2009/2010 atau sebagai calon siswa SD tahun ajaran 2010/2011, siswa kelas VI SD tahun ajaran 2009/2010 sebagai calon siswa SMP tahun ajaran 2010/2011 dan para siswa kelas IX SMP tahun ajaran 2009/2010 sebagao calon siswa baru SMA tahun ajaran 2010/2011.

Manfaat yang kita peroleh dengan adanya analisis siswa feeder ini adalah :1. Yayasan/sekolah/unit dapat mengetahui berapa prosen siswa feeder kita akan kembali ke persekolahan YBHK 2. Yayasan/sekolah/unit mendapat informasi apakah persekolahan YBHK masih diminati oleh para siswa feeder kita 3. Yayasan/sekolah/unit mendapat informasi apa yang melatar belakangi atau menjadi prioritas siswa atau orangtua dalam memilih atau memeilihkan sekolah untuk putra-putrinya 4. Yayasan/sekolah/unit dapat mengetahui tingkat perekonomian para orangtua calon siswa baru di persekolahan YBHK untuk sebagai dasar menentukan uanga pangkal dan uang sekolah 5. Yayasan/sekolah/unit dapat mengetahui tingkat kepuasaan para pelanggan yang selama ini kita berikan layanan untuk sebagai bahan evaluasi ditahun-tahun mendatang.

Hasil analisis siswa feeder menunjukan bahwa untuk  jenjang SD akan diisi oleh siswa feeder dari TK B berkisar 50% sampai 90%, untuk jenjang SMP akan diisi oleh siswa feeder kelas VI SD berkisar antara 40% sampai 80% dan untuk jenjang SMA akan diisi siswa feeder kelas IX SMP anatara 15% sampai 45%

Hal-hal yang menjadi prioritas orangtua dalam memilih sekolah untuk jenjang SD adalah pertama sekolahnya sekolah yang bermutu, kedua jarak sekolah dengan tempat tinggal tidak terlalu jauh, ketiga sekolahnya sekolah katolik, keempat lokasi sekolahnya mudah terjangkau, kelima sekolah menjamin keamanan para peserta didiknya, keenam biaya pendidikan di sekolah baru terjangkau, ketujuh gedung dan sarana lengkap, para gurunya ramah dan pintar, kedelapan lalu lintas yang menuju sekolah lancar dan kesembilan sekolah memiliki fasilitas parkir. Sedang untuk prioritas orangtua memilihkan sekolah di jenjang SMP dan SMA prioritas pertama sampai kelima sama dengan jenjang TK 

Kata Kunci: 
Analisis, Siswa Feeder, Persekolahan YBHK, Peluang dan Tantangan

Pelaksanaan Program Melayani Dengan Hati Di Persekolahan Yayasan Bunda Hati Kudus Tahun Ajaran 2008/2009 – 2009/2010

Penulis: 
Biro Pendidikan & Biro Litbang ICT

Analisis Kualitatif Penilaian Kinerja Di Yayasan Bunda Hati Kudus : Sebuah Kajian Empirik

Penulis: 
Martinus Rio, SF
Abstrak: 

Penelitian ini bertujuan untuk memastikan adanya bias di dalam penilaian kinerja karyawan di Yayasan Bunda Hati Kudus oleh pimpinan, sebagaimana ditengarai selama ini oleh beberapa karyawan. Penelitian ini penting karena dengan ditemukannya bias atau error di dalam penilaian kinerja, maka yayasan dapat merancang sebuah sistem penilaian kinerja yang dapat mengatasi atau mengeleminir bias tersebut sehingga penilaian kinerja karyawan ke depannya dapat dilakukan lebih valid dan efektif.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif tepatnya analisis induktif kualitatif dan dilaksanakan selama dua tahun dari bulan Oktober 2006 sampai dengan April 2009.

Pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yaitu interview, observasi dan studi dokumen. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa evaluasi kinerja karyawan di Yayasan Bunda Hati Kudus dibuat tanpa menetapkan terlebih dahulu kriteria pekerjaan dan standar penilaian kinerja untuk setiap bidang tugas. Langkah awal yang penting ini terkait erat dengan suatu keputusan mengenai apa yang akan diukur. Karena evaluasi kinerja tidak didahului dengan menentukan terlebih dahulu kriteria pekerjaan dan standar penilaian kinerja, maka di dalam praktek penilaian kinerja karyawan selama ini, pimpinan dengan mudahnya dapat melakukan kesalahan atau bias di dalam penilaian kinerja. Beberapa kesalahan atau bias di dalam penilaian kinerja di Yayasan Bunda Hati Kudus yang sering terjadi adalah the central tendency error, the lentency error, the halo efect dan the recency effect

Penilaian kinerja karyawan oleh para pimpinan yang dilakukan secara tidak valid akan berdampak pada produktivitas yayasan secara keseluruhan. Kondisi dan produktivitas yayasan dipengaruhi oleh masing-masing karyawan. Bila produktivitas masing-masing karyawan meningkat, maka produktivitas yayasan akan meningkat pula

Kata Kunci: 
Analisis Kualitatif, Penilaian Kinerja, Kajian Empirik

Analisis Kualitas Layanan Pendidikan Terhadap Kepuasaan Pelanggan Dalam Penggunaan Fasilitas Olah Raga di SMA Damai

Penulis: 
Drs. FX.Sriyanto
Abstrak: 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) seberapa besar pengaruh ketersediaan fasilitas olah raga terhadap kepuasan kepada peserta didik (2) informasi dari peserta didik dalam usaha meningkatkan pelayanan pihak sekolah melalui pengadaan fasilitas olah raga yang cukup lengkap dan memadai. (3) potensi terpendam yang ada pada peserta didik untuk mengaktualisasikan dirinya dengan ditunjang oleh fasilitas olah raga yang cukup memadai. Penelitian dilaksanakan pada tahun ajaran 2009/2010 di SMA Damai. Skala pengukurannya mempergunakan Skala Likert dengan rentang nilai 1 sampai 5.

Instrumen penelitiannya terdiri dari dua variabel yaitu variabel kepeuasaan pelanggan dan harapan siswa akan fasilitas olah raga yang disediakan sekolah. Analisa data terdiri dari sepuluh item dan setiap item dianalisis bagaimana kenyataan yang dihadapi siswa dan apa yang diharapkan siswa.

Berdasarkan hasil analisis data, maka didapat hasil urutan prioritas faktor-faktor yang memperngaruhi tingkat kepuasaan pelanggan dalam menggunakan fasilitas olah raga dari urutan pertama samapai urutan kesepuluh yaitu (1) pengetahuan dan kompetensi yang dimiliki guru dalam mengajar (2) melakukan komunikasi dengan siswa (3) pelayanan guru/karyawan yang ramah (4) memberikan perhatian kepada siswa (5) ketetapan promosi sekolah dengan kenyataan (6) kemampuan sekolah untuk tanggap dalam menghadapi masalah siswa (7) membimbing siswa dengan sabar (8) kemampuan sekolah untuk tanggap terhadap keluhan siswa (9) kebersihan dan kenyamanan di sekolah terjamin (10) tersedianya fasilitas olah raga sesuai dengan standar kurikulum.

Dari hasil perhitungan rata-rata tingkat kepuasaan pelanggan dalam penggunaan fasilitas olah raga dan harapan para siswa SMA Damai dapat disimpulkan bahwa faktor yang mendapat prioritas dalam meningkatkan kepuasaan pelanggan adalah tersedianya fasilitas olah raga sesuai dengan standar kurikulum.

Kata Kunci: 
Analisis,Kualitas Layanan Pendidikan, Kepuasaan Pelanggan,Fasilitas Olah Raga, SMA Damai

Analisis Deskriptif Kualitatif Manfaat Mekanisme Pengadaan Barang Di Yayasan Bunda Hati Kudus Dalam Rangka Efisiensi dan Efektifitas

Penulis: 
Drs. Andreas Al Marwata
Abstrak: 

Penelitian dengan judul Analisis Deskriptif Kualitatif Manfaat Mekanisme Pengadaan Barang di YBHK dalam rangka Efisiensi dan Efektivatas ini adalah jenis penelitian kualitatif dimana data yang diambil berupa data primer dalam bentuk diskripsi serta ada hubungan yang lebih intens anatara peneliti dan informan.

Tujuan diadakan peneltian antara lain :(1) mengetahui secara riel pemahaman, tanggapan dan kepedulian serta mekanisme pengadaan/pembelian barang dari seorang Pimpinan sekolah/unit (2) mengetahui secara riel peran pimpinan sekolah/unit dalam mekanisme pengadaan barang yang efektif dan efisien.

Adapun hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar informan tahu, paham dan menyatakan bahwa mekanisme pengadaan/pembelian barang bermanfaat termasuk komponen-komponen pendukungnya. disamping itu hampir semua informan secara tegas menyatakan bahwa SK No.180/YBHK/2006 dan SK No.177/YBHK/2006 masih relevan sebagai dasar mekanisme pembelian barang. Namun demikian manfaat pengadaan/pembelian barang sebagai fungsi kontrol, pengawasan,efesiensi dan efektivitas, memperlancar pembelian dan sebagai peraturan untuk mengadakan barang belum berjalan secara maksima.Malah terjadi kecenderungan bahwa efisensi disini hanya terbatas pada uang saja, sedangkan waktu dan tenaga belum diefisienkan.

Kata Kunci: 
Analisis Diskriptif Kualitatif,Mekanisme Pengadaan Barang,Efisiensi dan Efektifitas

Analisis Deskriptif Sikap Guru dan Karyawan Yayasan Bunda Hati Kudus Terhadap Program Asuransi

Penulis: 
Drs. Joko Suhartono, MM
Abstrak: 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sikap guru/karyawan YBHK terhadap program asuransi sebagai tabungan masa depan, dan manfaat kepemilikan polis asuransi sebagai perlindungan/tabungan/investasi untuk kesejahteraan.

Dalam penelitian ini sebagai responden adalah guru dan karyawan YBHK yang diambil secara sampling random 90 orang dari sekitar 600 guru/karyawan YBHK.Instrumen penelitiannya adalah kuesioner yang berisi tentang identitas responden dan yang berkait dengan asuransi seperti minat terhadap asuransi, jenis asuransi dan kesanggupan dengan program asuransi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang berminat terhadap program asuransi (67,78%),kurang stuju adanya program asuransi (13,34%) dan yang menyatakan pikir-pikir (18,89%). Adapun jenis asuransi yang diminati responden antara lain untuk asuransi jiwa (57,15%),asuransi pendidikan (66,67%),asuransi kesehatan (40,48%), asuransi jaminan hari tua/pensiunan (44,83%) dan jenis asuransi yang lain sebanyak 10%.

Berdasarkan hasil diatas adapat disimpulkan bahwa ; 1. guru/karyawan sangat berminat terhadap program asuransi, 2. asuransi pendidikan merupakan jenis asuransi yang paling diminati dan 3. yang menyatakan setuju program asuransi untuk segera direalisasikan sebesar 67,78%.

Harapan peneliti dengan hasil penelitian ini adalah sebagai kontribusi kepada Yayasan dalam mengambil kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan gur/karyawan khususnya dalam mengelola keuangan yang aman dengan berasuransi serta untuk peningkatan pengetahuan guru/karyawan kaitannya dengan program asuransi sebagai tabungan/investasi hari tua yang terproteksi(terlindungi)

Kata Kunci: 
Ananlisis Diskriptif, sikap dan program asuransi

Penelitian Evaluasi Pelaksanaan Program Melayani Dengan Hati Di Persekolahan Yayasan Bunda Hati Kudus Tahun Ajaran 2008/2009 - 2009/2010

Penulis: 
Biro Perlitdik dan Biro Pendidikan
Abstrak: 

Yayasan Bunda Hati Kudus adalah suatu yayasan pendidikan yang boleh dikatakan yayasan yang besar karena mengelola 22 sekolah yang tersebar di tiga propinsi yaitu Propinsi DKI Jaya, Propinsi Banten dan Propinsi Jawa Tengah dengan jumlah siswa sekitar 6000 siswa dan 600 guru karyawan. Dalam Raker Ybhk tahun 2007/2008 dideklarasikan suatu program yang mendukung spiritualitas Bunda Hati Kudus yaitu Melayani Dengan Hati (MDH).Untuk mensukseskan MDH ini ternyata perlu adanya prasayarat yaitu antara lain harus ada perubahan paradigma dari para guru dan karyawan dalam memandang dan bersikap yang mengarah pada MDH. Sekarang sudah berjalan  kita ingin mengevaluasi sudah sejauh mana pelaksanaan MDH tersebut.

Dalam penelitian evaluasi (evaluation research) MDH ini teori yang dipergunakan adalah teorinya Patricia Patton, seorang pakar EQ dan sekaligus pakar manajemen. Dalam bukunya Service With Emotinal Quotient, menururut Patricia Patton untuk dapat mewujudkan MDH maka ada dua hal yang pewrlu diperhatikan yaitu cara pandang dan sikap dalam melayani dengan hati yang dilakukan dengan benar kepada pelanggan.Cara pandang guru tentang MDH mempunyai tiga faktor yaitu pertama bagaimana para guru memandang diri sendiri, kedua bagimana kita memandang orang lain dan ketiga bagaimana kita memandang pekerjaan kita. Selanjutnya adalah sikap yang bagaimana yang dapat mewujudkan MDH, menurut Patricia adalah menghayati dan melaksanakan empat sikap P. Pertama sikap Passionate (gairah, kedua sikap Progressive (progresif), ketiga sikap Proactive (proaktif) dan keempat sikap Positive (positif).

Berdasarkan teori Patricia Patton tersebut dikembangkan sebuah instrumen beserta kisi-kisi sebagai panduan untuk membuat instrumen yang dapat menggali data yang sebenarnya dari para responden dalam hal ini guru.

Tujuan dari penelitian ini ada lima yaitu ingin mengetahui pelaksanaan MDH tiap sekolah, tiap jenjang,tiap unit dan se yayasan dan juga ingin mengetahui faktor penghambat jalannya MDH.

Hasil peneltian menunjukan rerata prosentase pelaksanaan MDH di jenjang SD 75,3% (dalam rentang cukup sampai baik tetapi lebih mendekati baik), di jenjang SMP 74,6% (dalam rentang cukup dan baik dan lebih mendekati baik), untuk jenjang SMA 67,5% (dalam rentang cukup dan baik tetapi mendekati cukup).Sikap guru yang menghambat terwujudnya MDH di semua jenjang adalah kurang sikap proaktif.

Kata Kunci: 
Penelitian Evaluasi,Pelaksanaan Program, Melayani Dengan Hati, Persekolahan YBHK
Sindikasikan konten

Direktori

| " | A | B | C | D | E | F | G | H | I | K | L | M | O | P | R | S | T | U | V | W | Y
glqxz9283 sfy39587p06